Kamis, 13 Februari 2014

MAKALAH NARKOBA


MAKALAH NARKOBA


+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+


disusun Oleh:
MUH. NURHALILI ALIFULLOH





Kata pengantar

Dengan mengucapkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT, maka kami bisa menyelesaikan makalah yang berjudul "Narkoba” dan dengan harapan semoga makalah ini bisa bermanfaat dan menjadikan referensi bagi kita sehinga lebih mengenal tentang apa itu narkoba sekaligus bahaya apabila kita mengkonsumsi barang haram itu. Makalah ini juga sebagai alat bantu untuk mempermudah untuk mempelajari  bab tentang narkoba, Pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terimakasih kepada semua teman yang telah kompak dalam membantu menyelesaikan penyusunan maklah ini.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih belum sempurna. Oleh karen itu, penulis mengharapkan saran dan kritik membangun yang ditunjukan demi kesempurnan makalah ini. semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi semua pihak.
Akhir kata semoga bisa bermanfaat bagi Para siswa, Pelajar, Umum Khususnya pada diri saya sendiri dan semua yang membaca makalah ini semoga bisa di pergunakan dengan semestinya.









Banyuwangi, April 2013




PENYUSUN







DAFTAR ISI;


Sampul judul makalah………………………………………………………………………………………………1
Halaman pengesahan………………………………………………………………………………………………..2
Kata pengantar………………………………………………………………………………………………………..3
Daftar isi…………………………………………………………………………………………………………….…4

BAB I (pendahuluan)
1.1.  Latar belakang………………………………………………………………………………………………….5
1.2. Tujuan penulisan………………………………………………………………………………………………..5
1.3. Permasalahan…………………………………………………………………………………………………….5

BAB II (pembahasan masalah)
2.1.  Pengertian narkoba………………………………………………………………………………………….6
2.2. Jenis-jenis narkoba………………………………………………………………………………………….7
2.3. Faktor penyebab kecanduan narkoba…………………………………………………………......7
2.4. Dampak dari narkoba……………………………………………………………………………………….8
2.5. Penyebaran narkoba…………………………………………………………………………………………9
2.6. Efek yang disebabkan oleh narkoba……………………………………………………………..10

BAB III (penutup)
3.1. kesimpulan………………………………………………………………………………………………………….11
3.2. saran………………………………………………………………………………………………………..…11

Daftar pustaka………………………………………………………………………………………………………….....12





BAB I
PENDAHULUAN

1.1.         Latar Belakang

Makalah yang berjudul Bahaya Narkoba Bagi Remaja ini kami tujukan kepada para remaja, Mahasiswa, Pelajar ataupun pada Halayak ramai yang membaca makalah ini agar bisa mengerti tentang bagaimana bahaya narkoba yang bisa membuat kita lalai dalam hal apapun. Dengan harapan yang maka semoga makalah yang sedemikian singkat ini bisa membantu dan menambah wawasan anda tentang pengertian dan bahaya narkoba itu sendiri Penyalah gunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat. Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari. Karena pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf. Sehingga pemuda tersebut tidak dapat berpikir jernih. Akibatnya, generasi harapan bangsa yang tangguh dan cerdas hanya akan tinggal kenangan. Sasaran dari penyebaran narkoba ini adalah kaum muda atau remaja. Makalh ini bertujauan untuk.

1.2.         Tujuan Penulisan

Tujuan dari penulisan makalah ini adalah :
1.2.1        Sebagai pengetahuan bagi seseorang tentang bahasa narkoba bagi dirinya.
1.2.2.      Sebagai sebuah referinsi sehingga semua orang bisa mengerti tentang jenis jenis narkoba.
1.2.3.      Mengetahui  seberapa bahayanya jika mengkonsumsi narkoba.
1.2.4.      Efek-efek apa saja jika menggunakan narkoba.
1.2.5.      Mengetahui apa sebenarnya guna narkoba.

1.3.   Permasalahan

1.3.2.       Apa itu NARKOBA ?
1.3.3.       Apa sajakah yang termasuk jenis-jenis NARKOBA ?
1.3.4.       Mengapa seseorang dapat kecanduan NARKOBA ?
1.3.5.       Apakah ada dampak dari NARKOBA itu ?
1.3.6.       Bagaimana penyebaran NARKOBA dalam masyarakat dan pelajar?
1.3.7.       Efek apa yang disebabkan oleh NARKOBA?








BAB II
PEMBAHASAN MASALAH

2.1.         Pengertian Narkoba
Narkoba dan Napza Narkoba adalah singkatan dari Narkotika dan obat berbahaya. Napza adalah singkatan dari Narkotika Alkohol Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya. Nikotik secara etimologi berasal dari bahasa Yunani yang artinya ‘kelenger’, merujuk pada sesuatu yang bisa membuat seseorang tak sadarkan diri (fly), sedangkan dalam bahasa Inggris narcotic lebih mengarah ke obat yang membuat penggunanya kecanduan, Narkotika secara farmakologik adalah opioida, tetapi menurut UU no 22, tahun 1997 narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan. Seiring berjalannya waktu keberadaan narkoba bukan hanya sebagai penyembuh namun justru menghancurkan. Awalnya narkoba masih digunakan sesekali dalam dosis kecil dan tentu saja dampaknya tak terlalu berarti. Namun perubahan jaman dan mobilitas kehidupan membuat narkoba menjadi bagian dari gaya hidup, dari yang tadinya hanya sekedar perangkat medis, kini narkoba mulai tenar digaungkan sebagai dewa dunia, penghilang rasa sakit.

Alkohol adalah minuman yang mengandung etanol yang diproses dari bahan hasil pertanian yang mengandung karbohidrat dengan cara fermentasi dan distilasi atau fermentasi tanpa distilasi, baik dengan cara memberikan perlakuan terlebih dahulu atau tidak, menambahkan bahan lain atau tidak, maupun yang diproses dengan cara mencampur konsentrat dengan etanol atau dengan cara pengenceran minuman yang mengandung etanol.
Yang dimaksud dengan narkotika meliputi :
Ø   Golongan Opiat                        : heroin, morfin, madat, dan lain-lain.
Ø   Golongan Kanabis        : ganja, hashish.
Ø   Golongan Koka             : kokain, crack.

Psikotropika adalah zat atau obat baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan syaraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku. Zat Adiktif Lainnya adalah bahan lain bukan narkotika atau psikotropika yang penggunaannya dapat menimbulkan ketergantungan.
Psikotropika menurut Undang-undang Nomor 5 tahun 1997 meliputi ectasy, shabu-shabu, LSD, obat penenang/obat tidur, obat anti depresi dan anti psikosis. Zat psikotropika yang sering disalahgunakan (menurut WHO 1992) adalah :
ü  Alkohol                ; Semua minuman beralkohol yang mengandung etanol   (Etilalkohol).
ü  Opioida                ; heroin, morfin, pethidin, candu.
ü  Kanabinoida         ; Ganja, hashish.
ü  Sedativa/hipnotika; obat penenang/obat tidur.
ü  Kokain                 ; daun koka, serbuk kokain, crack.
ü  Dan zat aditif lain termasuk inhalansia (aseton, thinner cat, lem, nikotin, kafein).
2.2.         Jenis-jenis narkoba
Adapun jenis-jenis narkoba, yaitu :
2.2.1.      Heroin
Heroin adalah derivatif 3.6-diasetil dari morfin (karena itulah namanya adalah diasetilmorfin) dan disintesiskan darinya melalui asetilasi. Bentuk kristal putihnya umumnya adalah garam hidroklorida, diamorfin hidroklorida. Heroin dapat menyebabkan kecanduan. Heroinatau diamorfin (INN) adalah sejenis opioid alkaloid.
2.2.2.      Ganja
Ganja (Cannabis sativa syn. Cannabis indica) adalah tumbuhan budidaya penghasil serat,namun dikenal karena kandungan zat narkotika pada bijinya tetrahidrokanabinol (THC, tetra-hydro-cannabinol) yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia(rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab). Ganja menjadi simbol budaya hippies yang pernah populer di Amerika Serikat. Hal ini biasanya dilambangkan dengan daun ganja yang berbentuk khas. Selain itu ganja dan opium juga didengungkan sebagai simbol perlawanan terhadap arus globalisme yang dipaksakan negara kapitalis terhadap negara berkembang. Di India, sebagian Sadhu yang menyembah dewa Shiva menggunakan produk derivatif ganja untuk melakukan ritual penyembahan dengan cara menghisap Hashish melalui pipa Chilam/Chillum, dan dengan meminum Bhang.

2.2.3.      Narkotika
Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang menyebabkan pengaruh bagi pengguannya. Pengaruh tersebut berupa pembiusan, hilangnya rasa sakit, rangsangan semangat , halusinasi atau timbulnya khayalan-khayalan yang menyebabkan efek ketergantungan bagi pemakainya.

2.3.         Faktor penyebab kecanduan narkoba
Seseorang menjadi kecanduan pada narkoba karena beberapa factor antara lain;
Ø  Ketidak tahuan akan bahaya serbut setan itu, sehingga masyarakat yang tidak tahu apa-apa terperosok ke dalam jurang neraka itu yang mengakibatkan sulit kembali kepada jati diri yang sebenarnya.
Ø  Dasar Agama  Yang  Tidak  Kuat  Pendidikan agama sangat dominan melindungi anak dari pengaruh luar menyalahgunakan narkoba. Karena ajaran agama Islam, Kristen Katolik, Hindu, Budha dan lain-lain melarang umatnya melakukan perbuatannya yang merusak dirinya. Dasar agama yang pernah ditanamkan sejak kecil akan menjadi perisai bagi dirinya untuk menolak sesuatu yang merusak akhlaq. Akan tetapi anak-anak yang(generasi muda) yang tidak pernah mendapatkan pendidikan agama sangat rawan melakukan tindakan criminal seperti pecandu narkoba,minum-minuman keras dan lain-lain.
Ø  komunikasi  Dua Arah Antara Orang Tua Dan Anak Sangat Jarang Di dalam kelaurga antar Ibu Bapak dan anak selalulah dijalinkomunikasi yang berkesinambungan. Jangan sekali-kali komunikasi antara ayah dan akan atau ibu dan anak terputus. Tidak boleh ada kepakuman komunikasi antara mereka.Bila hal ini terjadi maka si anak akan mencari jalan keluar untuk menyenangkan dirinya. Mencari teman yang dapat berkomunikasi pembuatnya senang. Nah di sinilah awal malapetaka itu, ketika kemudian datanglah temannya bergabung untuk menghilangkan rasa suntuk yang dialaminya di rumah yang menurutnya tidak menyenangkan.

2.4.         Dampak dari narkoba
Bila narkoba digunakan secara terus menerus atau melebihi takaran yang telah ditentukan akan mengakibatkan ketergantungan. Kecanduan inilah yang akan mengakibatkan gangguan fisik dan psikologis, karena terjadinya kerusakan pada sistem syaraf pusat (SSP) dan organ-organ tubuh seperti jantung, paru-paru, hati dan ginjal.Dampak penyalahgunaan narkoba pada seseorang sangat tergantung pada jenis narkoba yang dipakai, kepribadian pemakai dan situasi atau kondisi pemakai. Secara umum, dampak kecanduan narkoba dapat terlihat pada fisik, psikis maupun sosial seseorang.

2.4.1.      Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap fisik
·         Gangguan pada system syaraf (neurologis) seperti: kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran, kerusakan syaraf tepi Gangguan pada jantung dan pembuluh  darah (kardiovaskuler) seperti: infeksi akut otot jantung, gangguan peredaran darah
·         Gangguan pada kulit (dermatologis) seperti: penanahan  (abses), alergi, eksim
·         Gangguan pada paru-paru (pulmoner) seperti: penekanan fungsi pernapasan, kesukaran bernafas, pengerasan jaringan paru-paru
·         Sering sakit kepala, mual-mual dan  muntah, murus-murus, suhu tubuh meningkat, pengecilan hati dan sulit tidur
·         Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan reproduksi adalah gangguan padaendokrin, seperti: penurunan fungsi hormon reproduksi (estrogen, progesteron, testosteron), serta gangguan fungsi seksual
·         Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan reproduksi pada remaja perempuan antara lain perubahan periode menstruasi, ketidakteraturan menstruasi, dan amenorhoe (tidak haid)
·         Bagi pengguna narkoba melalui jarum suntik, khususnya pemakaian jarum suntik secara bergantian, risikonya  adalah tertular penyakit seperti hepatitis B, C, dan HIV yang hingga saat ini belum ada obatnya
·         Penyalahgunaan narkoba bisa berakibat fatal ketika terjadi over dosis yaitu konsumsi narkoba melebihi kemampuan tubuh untuk menerimanya. Over dosis bisa menyebabkan kematian

2.4.2        Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap psikis
-          Lamban kerja, ceroboh kerja, sering tegang dan gelisah
-          Hilang kepercayaan diri, apatis, pengkhayal, penuh curiga
-          Agitatif, menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal
-          Sulit berkonsentrasi, perasaan kesal dan tertekan
-          Cenderung menyakiti diri, perasaan tidak aman, bahkan bunuh diri

2.4.3.       Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap lingkungan social
-          Gangguan mental, anti-sosial dan asusila, dikucilkan oleh lingkungan
-          Merepotkan dan menjadi beban keluarga
-          Pendidikan menjadi terganggu, masa depan suram
-          Dampak fisik, psikis dan sosial berhubungan erat. Ketergantungan fisik akan mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa (sakaw) bila terjadi putus obat (tidak mengkonsumsi obat pada  waktunya) dan dorongan psikologis berupa keinginan sangat kuat untuk mengkonsumsi (bahasa gaulnya sugest). Gejata fisik dan psikologis ini juga berkaitan dengan gejala sosial seperti dorongan untuk membohongi orang tua, mencuri, pemarah, manipulatif, dll.
2.4.   Penyebaran narkoba

Umumnya penyebaran narkoba pada masyarakat dan pelajar itu sama, narkoba dapat menyebar melalui beberapa factor  yang antara lain;
*      Factor pergaulan
Ketika bergaul dengan teman sekitar setidaknya herus memilih teman yang benar-benar baik karena jika tidak maka akan bisa mengakibatkan kita terjerumus karena harus setia pada teman.
*      Factor linkungan
Dalam memilih tempat tinggal pilihlah tempat yang jauh dari narkoba karena dengan itulah kita tidak terkena imbas dari narkoba itu
*      Factor diri sendiri
Narkoba dapat kita atasi dengan diri sendiri, yaitu dengan cara menjauhinya, kebanyakan para pelajar banyak yang penasaran dengan rasa dari narkoba tersebut sehingga bayak yang menggunakan obat terlarang itu,
Penyebaran narkoba akan terus berkembang jika faktor-faktor ini terus berkembang dan penyebaran dapat diatasi dengan memperhatikan faktor-faktor tersebut. Mengurangi hal-hal yang negative  dan mengisinya dengan hal yang positive maka insyaALLAH penyebaran narkoba dapat dikurangi.

2.6.  Efek-efek yang disebabkan narkoba
Berdasarkan efek yang ditimbulkan terhadap pemakainya, narkoba dikelompokkan sebagai berikut:
*      Halusinogen, yaitu efek dari narkoba bisa mengakibatkan seseorang menjadi ber-halusinasi dengan melihat suatu hal/benda yang sebenarnya tidak ada / tidak nyata bila dikonsumsi dalam sekian dosis tertentu. Contohnya kokain & LSD.
*      Stimulan, yaitu efek dari narkoba yang bisa mengakibatkan kerja organ tubuh seperti jantung dan otak lebih cepat dari biasanya sehingga mengakibatkan penggunanya lebih bertenaga serta cenderung membuatnya lebih senang dan gembira untuk sementara waktu.
*      Depresan, yaitu efek dari narkoba yang bisa menekan sistem syaraf pusat dan mengurangi aktivitas fungsional tubuh, sehingga pemakai merasa tenang bahkan tertidur dan tidak sadarkan diri. Contohnya putaw.
*      Adiktif, yaitu efek dari narkoba yang menimbulkan kecanduan. Seseorang yang sudah mengonsumsi narkoba biasanya akan ingin dan ingin lagi karena zat tertentu dalam narkoba mengakibatkan seseorang cenderung bersifat pasif, karena secara tidak langsung narkoba memutuskan syaraf-syaraf dalam otak. Contohnya: ganja, heroin, dan putaw.
Jika terlalu lama dan sudah ketergantungan narkoba maka lambat laun organ dalam tubuh akan rusak dan jika sudah melebihi takaran maka pengguna itu akan overdosis dan akhirnya mengakibatkan kematian.

........


BAB III
PENUTUP

3.1.         Kesimpulan
Narkoba adalah obat obatan terlarang yang jika dikonsumsi mengakibatkan kecanduan dan  jika terlalu lama dan sudah ketergantungan narkoba maka lambat laun organ dalam tubuh akan rusak dan jika sudah melebihi takaran maka pengguna itu akan overdosis dan akhirnya kematian. Narkoba pun ada berbagai jenis seperti: heroin, ganja, putaw, kokain, sabu-sabu,dan alkoholpun termasuk dalam golongan narkoba.

Manfaat yang dirasakan hanyalah sesaat. Tapi mudhorotnya jelas banyak sekali. Banyak organ tubuh menjadi rusak. palagi bila pakai obat bius. Dalah-salah pada saat operasi (karena suatu kejadian) bakal tak mampu lagi bius bagi para penggunanya. Yang pasti biaya untuk bisa mengkonsumsi barang-barang haram itu, sangatlah mahal. Salah-salah bisa masuk bui, kalau ketangkep aparat.

3.2.         Saran
Akihirnya makalah yang berjudul dampak narkoba bagi manusia ini telah selesai dan semoga makalah yang sedemikian singkat ini bisa bermanfaat bagi kita semua baik itu bagi kalangan pelajar sampai masarakat, sehingga semua bisa mengerti tentang bahaya narkoba yang bisa mengerogoti moral kita dan sebagai generasi muda maka kita harus menyadari bahwa kita sebagai tulang punggung bangsa sekaligus bertangung jawab atas kemauan bangsa ini.

Diharapkan setelah penulis menyusun makalah ini masyarakat sadar akan bahayanya mengkonsumsi narkoba dan menyalah gunakan narkoba. Karena jika salah seorang sudah menggunakan narkoba dan kecanduan, orang tersebut akan mengalami jantung yang berdebar-debar, mering menguap, mengeluarkan air mata berlebihan, mengeluarkan keringat berlebihan, mengalami nyeri kepala, mengalami nyeri/nilu sendi-sendi.




















Daftar pustaka

Wikipedia. 2010. “Narkoba” (online), (http://id.wikipedia.org/wiki/Narkoba. diakses tanggal 12 Desember 2010, pukul 10:19 )

BNK Samarinda. 2007. “Faktor dan Akibat NArkoba” (online), (http://bnk.samarinda.go.id/index.php?q=faktor-akibat-narkoba. diakses tanggal 13 Desember 2010, pukul 21:49)

Diatmika  W, Widyabakti H.K., 2012, SOSIOLOGI untuk SMA/MA Kelas X semester 2, Intan Pariwara, Klaten.


----------:http://www.terindikasi.com/2012/03/contoh-makalah-bahaya narkoba.html#ixzz2S1NSbOa3