MAKALAH NARKOBA
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
disusun Oleh:
MUH. NURHALILI ALIFULLOH
Kata pengantar
Dengan mengucapkan puja
dan puji syukur kehadirat Allah SWT,
maka kami bisa menyelesaikan makalah yang berjudul "Narkoba” dan dengan
harapan semoga makalah ini bisa bermanfaat dan menjadikan referensi bagi kita
sehinga lebih mengenal tentang apa itu narkoba sekaligus bahaya apabila kita
mengkonsumsi barang haram itu. Makalah ini juga sebagai alat bantu untuk
mempermudah untuk mempelajari bab
tentang narkoba, Pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terimakasih
kepada semua teman yang telah kompak dalam membantu menyelesaikan penyusunan
maklah ini.
Penulis menyadari bahwa
makalah ini masih belum sempurna. Oleh karen itu, penulis mengharapkan saran
dan kritik membangun yang ditunjukan demi kesempurnan makalah ini. semoga
makalah ini bisa bermanfaat bagi semua pihak.
Akhir kata semoga bisa
bermanfaat bagi Para siswa, Pelajar, Umum Khususnya pada diri saya sendiri dan
semua yang membaca makalah ini semoga bisa di pergunakan dengan semestinya.
Banyuwangi, April 2013
PENYUSUN
|
DAFTAR ISI;
Sampul
judul makalah………………………………………………………………………………………………1
Halaman
pengesahan………………………………………………………………………………………………..2
Kata
pengantar………………………………………………………………………………………………………..3
Daftar
isi…………………………………………………………………………………………………………….…4
BAB
I (pendahuluan)
1.1. Latar
belakang………………………………………………………………………………………………….5
1.2. Tujuan
penulisan………………………………………………………………………………………………..5
1.3. Permasalahan…………………………………………………………………………………………………….5
BAB
II (pembahasan
masalah)
2.1. Pengertian
narkoba………………………………………………………………………………………….6
2.2. Jenis-jenis
narkoba………………………………………………………………………………………….7
2.3. Faktor penyebab kecanduan
narkoba…………………………………………………………......7
2.4. Dampak dari
narkoba……………………………………………………………………………………….8
2.5. Penyebaran
narkoba…………………………………………………………………………………………9
2.6. Efek yang disebabkan oleh
narkoba……………………………………………………………..10
BAB
III (penutup)
3.1.
kesimpulan………………………………………………………………………………………………………….11
3.2.
saran………………………………………………………………………………………………………..…11
Daftar
pustaka………………………………………………………………………………………………………….....12
|
BAB I
PENDAHULUAN
1.1.
Latar Belakang
Makalah yang berjudul Bahaya Narkoba Bagi Remaja ini
kami tujukan kepada para remaja, Mahasiswa, Pelajar ataupun pada Halayak ramai
yang membaca makalah ini agar bisa mengerti tentang bagaimana bahaya narkoba
yang bisa membuat kita lalai dalam hal apapun. Dengan harapan yang maka semoga
makalah yang sedemikian singkat ini bisa membantu dan menambah wawasan anda
tentang pengertian dan bahaya narkoba itu sendiri Penyalah gunaan narkotika dan
obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat.
Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan
keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari. Karena pemuda sebagai
generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh
digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf. Sehingga pemuda tersebut tidak
dapat berpikir jernih. Akibatnya, generasi harapan bangsa yang tangguh dan
cerdas hanya akan tinggal kenangan. Sasaran dari penyebaran narkoba ini adalah
kaum muda atau remaja. Makalh ini bertujauan untuk.
1.2.
Tujuan Penulisan
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah :
1.2.1
Sebagai
pengetahuan bagi seseorang tentang bahasa narkoba bagi dirinya.
1.2.2. Sebagai sebuah referinsi sehingga semua
orang bisa mengerti tentang jenis jenis narkoba.
1.2.3. Mengetahui
seberapa bahayanya jika mengkonsumsi narkoba.
1.2.4. Efek-efek
apa saja jika menggunakan narkoba.
1.2.5. Mengetahui
apa sebenarnya guna narkoba.
1.3.
Permasalahan
1.3.2.
Apa
itu NARKOBA ?
1.3.3.
Apa
sajakah yang termasuk jenis-jenis NARKOBA ?
1.3.4.
Mengapa
seseorang dapat kecanduan NARKOBA ?
1.3.5.
Apakah
ada dampak dari NARKOBA itu ?
1.3.6.
Bagaimana
penyebaran NARKOBA dalam masyarakat dan pelajar?
1.3.7.
Efek apa
yang disebabkan oleh NARKOBA?
BAB II
PEMBAHASAN
MASALAH
2.1.
Pengertian Narkoba
Narkoba dan Napza Narkoba adalah
singkatan dari Narkotika dan obat berbahaya. Napza adalah singkatan dari
Narkotika Alkohol Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya. Nikotik secara
etimologi berasal dari bahasa Yunani yang artinya ‘kelenger’, merujuk pada
sesuatu yang bisa membuat seseorang tak sadarkan diri (fly), sedangkan dalam
bahasa Inggris narcotic lebih mengarah ke obat yang membuat penggunanya
kecanduan, Narkotika secara farmakologik adalah opioida, tetapi menurut UU no
22, tahun 1997 narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau
bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan
atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa
nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan. Seiring berjalannya waktu
keberadaan narkoba bukan hanya sebagai penyembuh namun justru menghancurkan.
Awalnya narkoba masih digunakan sesekali dalam dosis kecil dan tentu saja
dampaknya tak terlalu berarti. Namun perubahan jaman dan mobilitas kehidupan
membuat narkoba menjadi bagian dari gaya hidup, dari yang tadinya hanya sekedar
perangkat medis, kini narkoba mulai tenar digaungkan sebagai dewa dunia,
penghilang rasa sakit.
Alkohol
adalah minuman yang mengandung etanol yang diproses dari bahan hasil pertanian
yang mengandung karbohidrat dengan cara fermentasi dan distilasi atau
fermentasi tanpa distilasi, baik dengan cara memberikan perlakuan terlebih
dahulu atau tidak, menambahkan bahan lain atau tidak, maupun yang diproses
dengan cara mencampur konsentrat dengan etanol atau dengan cara pengenceran
minuman yang mengandung etanol.
Yang dimaksud
dengan narkotika meliputi :
Ø
Golongan Opiat : heroin, morfin, madat, dan lain-lain.
Ø
Golongan Kanabis : ganja,
hashish.
Ø
Golongan Koka : kokain, crack.
Psikotropika
adalah zat atau obat baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang
berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan syaraf pusat yang
menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku. Zat Adiktif
Lainnya adalah bahan lain bukan narkotika atau psikotropika yang penggunaannya
dapat menimbulkan ketergantungan.
Psikotropika
menurut Undang-undang Nomor 5 tahun 1997 meliputi ectasy, shabu-shabu, LSD,
obat penenang/obat tidur, obat anti depresi dan anti psikosis. Zat psikotropika
yang sering disalahgunakan (menurut WHO 1992) adalah :
ü
Alkohol ; Semua minuman beralkohol yang mengandung
etanol (Etilalkohol).
ü
Opioida ; heroin, morfin, pethidin, candu.
ü
Kanabinoida ; Ganja, hashish.
ü
Sedativa/hipnotika; obat
penenang/obat tidur.
ü
Kokain ; daun koka, serbuk kokain, crack.
ü
Dan zat
aditif lain termasuk inhalansia (aseton, thinner cat, lem, nikotin, kafein).
2.2.
Jenis-jenis narkoba
Adapun
jenis-jenis narkoba, yaitu :
2.2.1.
Heroin
Heroin adalah derivatif 3.6-diasetil dari morfin (karena
itulah namanya adalah diasetilmorfin) dan disintesiskan darinya melalui asetilasi.
Bentuk kristal putihnya umumnya adalah garam hidroklorida, diamorfin
hidroklorida. Heroin dapat menyebabkan kecanduan. Heroinatau diamorfin
(INN) adalah sejenis opioid alkaloid.
2.2.2.
Ganja
Ganja (Cannabis
sativa syn. Cannabis indica) adalah tumbuhan budidaya penghasil serat,namun
dikenal karena kandungan zat narkotika pada bijinya tetrahidrokanabinol (THC, tetra-hydro-cannabinol)
yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia(rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab).
Ganja menjadi simbol budaya hippies
yang pernah populer di Amerika Serikat. Hal ini biasanya dilambangkan dengan
daun ganja yang berbentuk khas. Selain itu ganja dan opium juga didengungkan
sebagai simbol perlawanan terhadap arus globalisme yang dipaksakan negara
kapitalis terhadap negara berkembang. Di India, sebagian Sadhu yang menyembah
dewa Shiva menggunakan produk derivatif ganja untuk melakukan ritual
penyembahan dengan cara menghisap Hashish melalui pipa Chilam/Chillum, dan
dengan meminum Bhang.
2.2.3.
Narkotika
Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari
tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang menyebabkan
pengaruh bagi pengguannya. Pengaruh tersebut berupa pembiusan, hilangnya rasa
sakit, rangsangan semangat , halusinasi atau timbulnya khayalan-khayalan yang
menyebabkan efek ketergantungan bagi pemakainya.
2.3.
Faktor penyebab kecanduan narkoba
Seseorang menjadi kecanduan pada narkoba karena
beberapa factor antara lain;
Ø Ketidak tahuan akan bahaya serbut setan itu, sehingga
masyarakat yang tidak tahu apa-apa terperosok ke dalam jurang neraka itu
yang mengakibatkan sulit kembali kepada jati diri yang sebenarnya.
Ø Dasar Agama Yang Tidak Kuat
Pendidikan agama
sangat dominan melindungi anak dari pengaruh luar menyalahgunakan narkoba.
Karena ajaran agama Islam, Kristen Katolik, Hindu, Budha dan lain-lain melarang
umatnya melakukan perbuatannya yang merusak dirinya. Dasar agama yang pernah
ditanamkan sejak kecil akan menjadi perisai bagi dirinya untuk menolak sesuatu
yang merusak akhlaq. Akan tetapi anak-anak yang(generasi muda) yang tidak
pernah mendapatkan pendidikan agama sangat rawan melakukan tindakan criminal
seperti pecandu narkoba,minum-minuman keras dan lain-lain.
Ø komunikasi Dua Arah
Antara Orang Tua Dan Anak Sangat Jarang Di dalam kelaurga
antar Ibu Bapak dan anak
selalulah dijalinkomunikasi yang berkesinambungan. Jangan sekali-kali
komunikasi antara ayah dan akan atau ibu dan anak terputus. Tidak boleh ada
kepakuman komunikasi antara mereka.Bila hal ini terjadi maka si anak akan
mencari jalan keluar untuk menyenangkan dirinya. Mencari teman yang dapat
berkomunikasi pembuatnya senang. Nah di sinilah awal malapetaka itu, ketika
kemudian datanglah temannya bergabung untuk menghilangkan rasa suntuk yang
dialaminya di rumah yang menurutnya tidak menyenangkan.
2.4.
Dampak dari narkoba
Bila narkoba digunakan secara terus menerus atau
melebihi takaran yang telah ditentukan akan mengakibatkan ketergantungan.
Kecanduan inilah yang akan mengakibatkan gangguan fisik dan psikologis, karena
terjadinya kerusakan pada sistem syaraf pusat (SSP) dan organ-organ tubuh
seperti jantung, paru-paru, hati dan ginjal.Dampak penyalahgunaan narkoba pada
seseorang sangat tergantung pada jenis narkoba yang dipakai, kepribadian
pemakai dan situasi atau kondisi pemakai. Secara umum, dampak kecanduan
narkoba dapat terlihat pada fisik, psikis maupun sosial seseorang.
2.4.1.
Dampak
penyalahgunaan narkoba terhadap fisik
·
Gangguan
pada system syaraf (neurologis) seperti: kejang-kejang, halusinasi, gangguan
kesadaran, kerusakan syaraf tepi Gangguan pada jantung dan pembuluh darah
(kardiovaskuler) seperti: infeksi akut otot jantung, gangguan peredaran darah
·
Gangguan
pada kulit (dermatologis) seperti: penanahan (abses), alergi, eksim
·
Gangguan
pada paru-paru (pulmoner) seperti: penekanan fungsi pernapasan, kesukaran
bernafas, pengerasan jaringan paru-paru
·
Sering
sakit kepala, mual-mual dan muntah, murus-murus, suhu tubuh meningkat,
pengecilan hati dan sulit tidur
·
Dampak
penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan reproduksi adalah gangguan
padaendokrin, seperti: penurunan fungsi hormon reproduksi (estrogen,
progesteron, testosteron), serta gangguan fungsi seksual
·
Dampak
penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan reproduksi pada remaja perempuan
antara lain perubahan periode menstruasi, ketidakteraturan menstruasi, dan
amenorhoe (tidak haid)
·
Bagi
pengguna narkoba melalui jarum suntik, khususnya pemakaian jarum suntik secara
bergantian, risikonya adalah tertular penyakit seperti hepatitis B, C,
dan HIV yang hingga saat ini belum ada obatnya
·
Penyalahgunaan
narkoba bisa berakibat fatal ketika terjadi over dosis yaitu konsumsi narkoba
melebihi kemampuan tubuh untuk menerimanya. Over dosis bisa menyebabkan
kematian
2.4.2
Dampak
penyalahgunaan narkoba terhadap psikis
-
Lamban
kerja, ceroboh kerja, sering tegang dan gelisah
-
Hilang
kepercayaan diri, apatis, pengkhayal, penuh curiga
-
Agitatif,
menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal
-
Sulit
berkonsentrasi, perasaan kesal dan tertekan
-
Cenderung
menyakiti diri, perasaan tidak aman, bahkan bunuh diri
2.4.3.
Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap
lingkungan social
-
Gangguan
mental, anti-sosial dan asusila, dikucilkan oleh lingkungan
-
Merepotkan
dan menjadi beban keluarga
-
Pendidikan menjadi
terganggu, masa depan suram
-
Dampak
fisik, psikis dan sosial berhubungan erat. Ketergantungan fisik akan
mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa (sakaw) bila terjadi putus obat (tidak
mengkonsumsi obat pada waktunya) dan dorongan psikologis berupa keinginan sangat
kuat untuk mengkonsumsi (bahasa gaulnya sugest). Gejata fisik dan psikologis
ini juga berkaitan dengan gejala sosial seperti dorongan untuk membohongi orang
tua, mencuri, pemarah, manipulatif, dll.
2.4. Penyebaran narkoba
Umumnya penyebaran narkoba pada masyarakat dan
pelajar itu sama, narkoba dapat menyebar melalui beberapa factor yang antara lain;
Ketika
bergaul dengan teman sekitar setidaknya herus memilih teman yang benar-benar
baik karena jika tidak maka akan bisa mengakibatkan kita terjerumus karena
harus setia pada teman.
Dalam
memilih tempat tinggal pilihlah tempat yang jauh dari narkoba karena dengan
itulah kita tidak terkena imbas dari narkoba itu
Narkoba
dapat kita atasi dengan diri sendiri, yaitu dengan cara menjauhinya, kebanyakan
para pelajar banyak yang penasaran dengan rasa dari narkoba tersebut sehingga
bayak yang menggunakan obat terlarang itu,
Penyebaran narkoba akan terus berkembang jika
faktor-faktor ini terus berkembang dan penyebaran dapat diatasi dengan
memperhatikan faktor-faktor tersebut. Mengurangi hal-hal yang negative dan mengisinya dengan hal yang positive maka
insyaALLAH penyebaran narkoba dapat dikurangi.
2.6. Efek-efek yang disebabkan narkoba
Berdasarkan efek yang ditimbulkan terhadap
pemakainya, narkoba dikelompokkan sebagai berikut:
Jika terlalu lama dan sudah
ketergantungan narkoba maka lambat laun organ dalam tubuh akan rusak dan jika
sudah melebihi takaran maka pengguna itu akan overdosis dan akhirnya
mengakibatkan kematian.
........
BAB III
PENUTUP
3.1.
Kesimpulan
Narkoba adalah obat obatan terlarang yang jika
dikonsumsi mengakibatkan kecanduan dan jika terlalu lama dan sudah ketergantungan
narkoba maka lambat laun organ dalam
tubuh akan rusak dan jika sudah melebihi takaran maka pengguna itu akan
overdosis dan akhirnya kematian. Narkoba pun ada berbagai jenis seperti: heroin,
ganja, putaw, kokain, sabu-sabu,dan alkoholpun termasuk dalam golongan narkoba.
Manfaat yang dirasakan hanyalah sesaat. Tapi
mudhorotnya jelas banyak sekali. Banyak organ tubuh menjadi rusak. palagi bila
pakai obat bius. Dalah-salah pada saat operasi (karena suatu kejadian) bakal
tak mampu lagi bius bagi para penggunanya. Yang pasti biaya untuk bisa
mengkonsumsi barang-barang haram itu, sangatlah mahal. Salah-salah bisa masuk
bui, kalau ketangkep aparat.
3.2.
Saran
Akihirnya makalah yang berjudul dampak narkoba bagi manusia
ini telah selesai dan semoga makalah yang sedemikian singkat ini bisa
bermanfaat bagi kita semua baik itu bagi kalangan pelajar sampai masarakat,
sehingga semua bisa mengerti tentang bahaya narkoba yang bisa mengerogoti moral
kita dan sebagai generasi muda maka kita harus menyadari bahwa kita sebagai
tulang punggung bangsa sekaligus bertangung jawab atas kemauan bangsa ini.
Diharapkan setelah penulis menyusun makalah ini
masyarakat sadar akan bahayanya mengkonsumsi narkoba dan menyalah gunakan
narkoba. Karena jika salah seorang sudah menggunakan narkoba dan kecanduan,
orang tersebut akan mengalami jantung yang berdebar-debar, mering menguap,
mengeluarkan air mata berlebihan, mengeluarkan keringat berlebihan, mengalami
nyeri kepala, mengalami nyeri/nilu sendi-sendi.
Daftar
pustaka
Wikipedia. 2010. “Narkoba” (online), (http://id.wikipedia.org/wiki/Narkoba.
diakses tanggal 12 Desember 2010, pukul 10:19 )
BNK Samarinda.
2007. “Faktor dan Akibat NArkoba”
(online), (http://bnk.samarinda.go.id/index.php?q=faktor-akibat-narkoba.
diakses tanggal 13 Desember 2010, pukul 21:49)
Diatmika W, Widyabakti H.K.,
2012, SOSIOLOGI untuk SMA/MA Kelas X semester 2, Intan Pariwara,
Klaten.
----------:http://www.terindikasi.com/2012/03/contoh-makalah-bahaya
narkoba.html#ixzz2S1NSbOa3
Tidak ada komentar:
Posting Komentar